Hallo... ketemu lagi sama gueee. Kali ini ada
rangkuman tentang Listrik & Magnet bagi kalian yang saat ini duduk
di kelas X atau XI merupakan potongan terakhir dari materi2 fisika yang mungkin kalian peroleh...
kali ini gue akan menerangkan sebagian kecil aja dari rangkuman di atas.
tujuannya ingin menunjukkan bahwa kedetailan rangkuman itu tergantung
kebutuhan kita. Jadi misalnya dalam rangkuman rumus fisika yang kita
buat membutuhkan keterangan yang lebih detail, tidak ada salahnya kita
tambahkan.
sebagai contoh Rumus gaya Coloumb :
Contoh :
Ada dua buah muatan negatif di titik A dan muatan positif di titik B
terpisah sejauh 6 cm seperti yang terlihat pada gambar di bawah ini.
Jika pada titik C diletakkan sebuah partikel tentukanlah letak titik
tersebut agar gaya Coloumb yang bekerja di titik C sama dengan nol....?
pada gambar sudah saya gambar letak titik C tersebut... tentu saja dalam soal kalian harus menentukan terlebih dahulu letak titik C tersebut....
Muatan partikel di titik C bila belum diketahui dianggap bermuatan positif ( + ) sehingga dengan partikel di titik A akan saling tarik menarik karena partikel A bermuatan negatif ( berlawanan ) dan dengan partikel di titik B akan tolak menolak karena partikel B bermuatan positif ( sejenis ).
Letak titik C secara umum dapat di bagi menjadi 3 tempat yaitu di tengah
diantara titik A dan B, di samping sebelah kiri titik A atau di sebelah
kanan titik B. dari 3 kemungkinan tempat tersebut akan saya bahas satu
per satu :
- bila titik C berada di tengah diantara titik A dan B yang terjadi adalah partikel C (qc) ditarik oleh partikel A (qa) yang bermuatan negatif ke kiri dan ditolak partikel B (qb) yang bermuatan positif ke kiri juga.... jadi hasilnya tidak mungkin nol karena gaya dari A dan gaya dari B terhadap C semuanya ke kiri.
- bila titik C berada di samping sebelah kiri titik A yang terjadi adalah partikel C (qc) ditarik oleh partikel A (qa) yang bermuatan negatif ke kanan dan ditolak partikel B (qb) yang bermuatan positif ke kiri.... walaupun pengaruh partikel A dan B sudah saling berlawanan ( ke kanan dan ke kiri ) hasilnya juga tidak mungkin nol karena qa > qb dan jarak AC < jarak BC sehingga gaya yang dihasilkan Fca > Fcb. Ingat gaya akan semakin besar bila muatannya bertambah dan jaraknya diperkecil.
- bila titik C berada di samping sebelah kanan titik B ( seperti pada gambar di atas... ) yang terjadi adalah partikel C (qc) ditarik oleh partikel A (qa) yang bermuatan negatif ke kiri dan ditolak partikel B (qb) yang bermuatan positif ke kanan.... pengaruh partikel A dan B sudah saling berlawanan ( ke kanan dan ke kiri ) dan ada kemungkinan hasil gabungan gayanya sama dengan nol karena qa > qb dan jarak AC > jarak BC sehingga gaya yang ditimbulkan oleh muatan partikel B yang lebih kecil dapat mengimbangi gaya yang ditimbulkan oleh muatan partikel A karena jaraknya yang lebih dekat ke titik C.
Kesimpulannya : letak titik C adalah di samping sebelah kiri titik B..... Gaya di titik C akan bernilai nol saat Fca = Fcb
unsur yang sama saling coret....
unsur yang sama saling coret lagi... trus di akar...
Soal :
jika muatan di A dan B sama2 bermuatan positif di manakah letak titik C agar gaya di C sama dengan nol ? cara menganalisanya seperti di atas dan sketsa gambarnya :
jika rbc = x cm maka rac = (6 - x) cm.
Sumber: mediabelajaronline.com































0 comments:
Post a Comment