Masih Adakah Kerang Raksasa?


Hola! Selamat hari jumat guys. 
Kali ini gue dateng bawa post tentang kerang raksasa. Liat deh gambar di bawah ini, bagus kan?
Masih Adakah Kerang Raksasa?
Kerang raksasa, tidak hanya ada dalam cerita dongeng lho!Kerang raksasa itu benar-benar ada, bahkan ada di perairan Indonesia tercinteeee.
kerang raksasa
Kerang raksasa di perairan Bango, Bunaken.

Menurut catatan sejarah, pada tahun 1521, Antonio Pigafetta (seorang penjelajah dunia) menemukan kerang raksasa di terumbu karang di Samudera India. Kerang tersebut lebarnya sekitar 120 cm dengan berat sekitar 200 kilogram.
Akan tetapi, kerang raksasa tersebut masih kalah besar dengan yang ditemukan pada 1817 di pantai barat Sumatera. Kerang raksasa tersebut lebarnya 137 cm dengan berat sekitar 230 kilogram. Konon, fosil kerang raksasa tersebut kini disimpan di Museum Nasional di Irlandia Utara.
Sejak dulu, terumbu karang di perairan negeri kita memang dikenal memiliki keragaman hayati yang luar biasa.

Dari 10 jenis kerang raksasa (giant clam) yang tersebar di perairan tropis di Samudera India dan Pasifik, 7 spesies dapat ditemukan di perairan Indonesia. Maka benar kalau dikatakan perairan Indonesia merupakan rumah bagi kerang raksasa.
Dulu, kerang raksasa mudah ditemukan. Tetapi sekarang, kerang raksasa hanya dapat ditemukan di perairan tertentu.
Berkurangnya populasi kerang raksasa terutama disebabkan oleh perburuan liar. Padahal, menurut undang-undang, kerang raksasa ini tidak boleh diambil dan diperjualbelikan.
kerang raksasa
Kerang raksasa di Teluk Cendrawasih, Papua Barat.
Konon, harga kerang raksasa di pasar gelap sangat tinggi. Seekor kerang raksasa harganya bisa mencapai jutaan rupiah.
Tentu, untuk melindungi kerang raksasa, diperlukan kesadaran nelayan dan masyarakat pantai untuk tidak tergiur dengan harga kerang raksasa yang sangat tinggi.
Kelestarian kerang raksasa di habitatnya merupakan kekayaan alam Indonesia yang tidak bisa diukur dengan nilai uang.
Selain memberikan keindahan dan keragaman habitat laut, kerang raksasa merupakan penyaring alami yang membersihkan air laut dari zat-zat beracun seperti nitrogen dan fosfat.
Oleh sebab itu, kerang raksasa sering menjadi penunjuk tingkat perubahan suhu dan pencemaran di laut. Jika suhu laut meningkat tajam atau air laut tercemar polusi yang parah, warna cangkang akan berubah menjadi pucat.
Dari kerang raksasa, kita melihat keragaman dan kekayaan laut negeri kita. Nah, karena itu kalian harus ikut menjaga dan melestarikannya!
Masih adakah kerang-kerang raksasa itu di daerahmu?
Sumber: kidnesia.com

0 comments:



Post a Comment